Kesalahan Indonesia, bermula dari mahasiswa
Mengapa berawal dari mahasiswa? berikut ini alasannya.
1. Sejak awal mula masuk di universitas, sudah diajarkan sikap sewenang wenang dengan diberlakukannya OPSPEK dan semacamnya. Bukankah ini adalah bentuk pembelajaran yang tepat untuk mengenal rasa sewenang wenang? Yang berkuasa dialah yang memerintah, kakak kelasnya akan memerintah tanpa memperdulikan kemampuan mahasiswa sebagai bagian dari dendam masa lalu. Yang berkuasa memerintah dengan sekehendak hatinya, apa apa disuruh membawa Yang tidak perlupun, juga harus dibawa. Yang tidak adapun, harus diadaadakan. Ini juga kan satu dari potensi sifat sang penipu.
2. Latihan kok demonstrasi. Hal ini apa coba sisi baiknya. Yang ada hanyalah menumbuhkembangkan sikap berontak, tidak mau tahu aturan, dan sikap kasar. Apa nggak ada jalan untuk menegakkan demokrasi selain dengan demonstrasi? Indonesia belum saatnya untuk demokrasi.
Mestinya, semenjak awal, sudah diajari untuk berlatih memacu prestasi, misal dengan membuat group cerdas cermat atau lomba ketangkasan. Jadi mereka sudah dipupuk untuk memfokuskan diri sesuai dengan minat mereka. Bayangkan kalau ini dilakukan, awal tahun ajaran, akan ramai dengan yang namanya UGM cup, UNDIP cup, UI cup..