Dosenpun berisik dan tidak tahu etika
May 2nd, 2011 by omalSaya hadir dalam acara pertemuan istmewa. Yang hadir semuanya dosen.
Pembicaranya dosen tingkat tinggi, dan pesertanya adalah dosen tingkat
menengah. Dosen setiap kali di kelas, pasti akan minta atensi mahasiswa agar
memperhatikan presentasinya. Dia akan marah jika mahasiswa berisik. Tapi apa yang terjadi ketika para dosen bertemu dalam acara presentasi
ilmiah? Mereka berisik sendiri. Mereka dengan enaknya ngobrol sendiri
tanpa menghiraukan orang lain yang ingin mendengarkan ceramah. Belum
lagi mereka sibuk sekali menerima telepun dengan HP nya yang punya
ringtone yang berisik. Terus, ngomongnya pun keras keras. Coba
pikirkan, dimana etika para dosen itu? Tahu nggak sih etika di dalam
kelas? Memang benar, pintar memang tidak berhubungan dengan etika, tapi dosen
tanpa etika akan payah nantinya.
Pembicaranya dosen tingkat tinggi, dan pesertanya adalah dosen tingkat
menengah. Dosen setiap kali di kelas, pasti akan minta atensi mahasiswa agar
memperhatikan presentasinya. Dia akan marah jika mahasiswa berisik. Tapi apa yang terjadi ketika para dosen bertemu dalam acara presentasi
ilmiah? Mereka berisik sendiri. Mereka dengan enaknya ngobrol sendiri
tanpa menghiraukan orang lain yang ingin mendengarkan ceramah. Belum
lagi mereka sibuk sekali menerima telepun dengan HP nya yang punya
ringtone yang berisik. Terus, ngomongnya pun keras keras. Coba
pikirkan, dimana etika para dosen itu? Tahu nggak sih etika di dalam
kelas? Memang benar, pintar memang tidak berhubungan dengan etika, tapi dosen
tanpa etika akan payah nantinya.