wisuda
- on 04.16.12
- Uncategorized
- No Comments
Pengertian Pemasaran : seluruh system yang berhubngan dengan kegiatan yang bertujuan untuk merencanakan dan menentukan harga, mempromosikan dan mendiskusikan barang/jasa yang dapat memuaskan konsumen.
materi dpt didownload disini epp2.doc
DUNIA USAHA DAN LINGKUNGANNYAAlasan Munculnya Dunia Usaha
Kebutuhan manusia supaya untuk memenuhinya, menimbulkan adanya dunia usaha yang menciptakan barang dan jasa. Dengan demikian, dunia usaha dapat diartikan sebagai suatu lingkup yang di dalamnya terdapat kegiatan produksi, distribusi dan upaya-upaya lain yang diarahkan pada pemuasan maksimal keinginan dan kebutuhan manusia. Hal ini menunjukkan bahwa dalam lingkup dunia usaha yang manajemuk serta saling berinteraksi misalnya usaha pertanian, logam mulia, makelar, transportasi dan sebaginya.
Bila pengertian dunia usaha ditinjau dari adanya istilah produsen dan konsumen, maka dunia usaha merupakan ajang kiprah produsen yang dapat memberikan alat pemuas bagi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dari pengertian ini ditunjukkan bahwa dalam kehidupannya, manusia saling membutuhkan dan tidak dapat menghindar dari adanya dunia usaha.
Dari uraian di atas tampak bahwa ada hubungan yang saling menentukan antara masyarakat luas dengan dunia usaha. Apalagi dunia usaha dipandang sebagai usaha rumah tangga tersebderi, maka alam, masyarakat dan segala aspek serta unsure kehidupannya merupakan factor lingkungan luar dunia usaha.
Lingkungan eksternal dunia usaha
Dunia usaha tercipta karena adanya kebutuhan masyarakat. Walaupun demikian, dunia usaha tidak dikelola oleh seluruh anggota masyarakat, tetapi oleh sebagian anggota masyarakat. Dengan demikian, di dalam masyarakat akan terdapat orang-orang yang menjadi pelaku langsung kegiatan dunia usaha dan ada orang-oarang yang tidak berperan langsung. Masyarakat yang tidak berperan langsung dalam dunia usaha dipandang sebagai lingkungan eksternal dunia usaha. Jadi, lingkungan eksternal adalah factor-faktor di luar dunia usaha yang berpengaruh terhadap kegiatan dunia usaha.
Ada dua macam lingkungan eksternal dunia usaha yaitu lingkungan eksternal makro dan lingkungan eksternal mikro. Lingkungan eksternal makro adalah lingkungan eksternal yang tidak langsung member pengaruh terhadap kegiatan dunia usaha, sedangkan lingkungan eksternal mikro adalah lingkungan eksternal yang member pengaruh langsung terhadap kegiatan dunia usaha.
Lingkungan eksternal makro
Masing-masing anggota dunia usaha memiliki perbedaan dalam memberikan factor-faktor yang secara kongkret dapat dimasukkan ke dalam lingkungan eksternal makro atau mikro. Hal ini disebabkan oleh sifat majemuk kegiatan dunia usaha. Oleh karena itu pertimbangan pemilihan factor eksternal makro dan mikro dilakukan secara umum.
Secara umum unsure-unsur lingkungan eksternal makro dunia usaha adalah sebagai berikut :
Lingkunagn nekternal mikro
Lengkunagan eksternal mikro diartikan sebagai factor-faktor di luar rumah tangga produksi atau dunia usaha yang berpengaruh langsung terhadap kegiatan dunia usaha.
Factor-faktor yang termasuk lingkungan ekasternak mikro adalah :
Lingkungan internal dunia usaha
Lingkungan internal dunia usaha adalah factor-faktor yang berada di dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Factor-faktor tersebut masih berada dalam jangkauan keputusan yang diambil oleh pihak pelaksana dunia usaha, sehingga dapat dikuasai langsung (controllable)
Factor-faktor yang termasuk lingkungan internal dunia usaha adalah :
Unsure-unsur lingkungan baik eksternal maupun internal secara simulate berpengaruh timbale balik terhadap dunia usaha. Hal ini berarti kehidupan dunia usaha juga mempengaruhi lingkungan. Dengan demikian, dunia usaha dituntut pula tanggung jawabnya terhadap kehidupan masyarakat luas.
Contoh pengaruh timbal balik antara lingkungan dan dunia usaha :
- Lingkungan eksternal makro : dunia usaha turut serta meningkatkan perekonomian masyarakat (tingkat pendapatan mereka bertambah) sebab factor-faktor produksi yang mereka serahkan dibayar oleh dunia usaha. Adanya peningkatan taraf kehidupan menyebabkan permintaan akan hasil-hasil produksi dari dunia usaha juga meningkat. Hal ini berarti pula bahwa kegiatan dunia usaha tetap berlangsung bahkan semakin berkembang
- Lingkungan eksternal mikro : kelangsungan hidup dari penyedia bahan mentah sangat tergantung pada kegiatan dunia usaha, sebab dunia usaha membutuhkan bahan mentah untuk menghasilkan alat pemuas. Dengan kelancaran kegiatan dunia usaha berarti pula dibutuhkan bahan mentah yang lebih banyak.
- Lingkungan internal : apalagi lingkungan kerja menyenangkan dan kesejahteraan serta pengembangan karyawan / pekerja diperhatikan, maka semangat kerja akan semakin tinggi. Prestasi kerja yang tinggi akan menguntungkan dunia usaha.
IV. Fungsi Pemasaran Dalam Perusahaan
Pengertian Pemasaran : seluruh system yang berhubngan dengan kegiatan yang bertujuan untuk merencanakan dan menentukan harga, mempromosikan dan mendiskusikan barang/jasa yang dapat memuaskan konsumen.
Konsep pemasaran merupakan falsafah bisnis yang menekannkan pada pemuasan kebutuhan konsumen secara efektif dan efisien yang merupakan syarat ekonomi dan social bagi kelangsungan hidup organiasasi/ perusahaan
Titik berat konsep pemasaran :
1. Seluruh kegiatan perusahaan harus berorientasi pasar
2. Volume penjualan yang menguntungkan merupakan tujuan perusahaan
3. Ada koordinasi dan integrasi seluruh kegiatan pemasaran
Pemasaran merupakan kegiatan produktif dan secara praktis dapat meningkatan 4 kegunaan ekonomi, yaitu :
1) Kegunaan waktu
2) Kegiatan tempat
3) Kegiatan bentuk
4) Kegiatan milik
Fungsi-fungsi dalam pemasaran :
1. F. pembelian (buying) : pemilihan macam barang, kualitas, serta sumber barang yang dibutuhkan
2. F. pnjualan (selling) : penjualan barang/jasa yang dihasilkan perusahaan untuk menutup biaya perusahaan dan mendapatkan laba
3. F. pengangkutan (transportation) : memindahkan barang/jasa dari suatu tempat ke tempat lain agar kebutuhan konsumen terpenuhi à menciptakan guna waktu dan tempat
4. Penyimpanan/penggudangan (strorage) : suatu usaha untuk melindungi barang dari kerusakan dengan cara menyimpan pada suatu tempat sampai barang dibutuhkan
5. Pemilihan/standarisasi (grading) : pengelompokan barang berdasarkan ciri-ciri yang dianggap sama ada 2 yaitu : 1) standar kuantitas : kg,ons, pak, dll dan 2) kualitas : membedakan mutu barang, kualitas A, B, dan lain-lain
6. Pembelanjaan (financing) : kegiatan mencari dana dan menggunakan dana secara efekytif dan efisien agar operasi perusahaan berjalan lancer
7. Pengiklasan (advertising) : usaha mengenalkan barang/jasa agar diketahui oleh masyarakat
8. Pembungkusan (Packing) : melindungi barang dan mempunyai pengaruh terhadap proses distribusi
9. Resiko pemasaran : bermacam-macam resiko seperti : rusak, busuk, dicuri, perubahan harga, using/ketinggalan model, dan kalau dijual kredit mungkin tidak dibayar, dll
Informasi pasar : untuk menghadapai persaingan perusahaan harus memiliki informasi pasar untuk bahan pertimbangan kebijakan. Macam info pasar adalah harga, luas pasar, lokasi pasar, pilihan konsumen, sifat permiontaan dan kondisi penawaran
Welcome to Staff.undip.ac.id/fp. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!