ABSTRAK
Lirik lagu campur sari pada hakikatnya adalah karya seni yang sama seperti puisi sebab mempunyai kesamaan ciri, seperti adanya kepadatan isinya, bunyi persajakannya, pilihan kata yang menggunakan kata denotatif maupun konotatif, serta sarana retorikanya.
Hasil penelitian menunjukkan (1) lirik lagu campur sari bentuknya ada yang berupa pantun dan syair atau puisi bebas. Bunyi persajakan sangat dominan dan sangat diperlukan dalam mencapai efek estetis. Persajakan dalam lirik campur sari ada yang berpola abab (silang), aaaaa (penuh), aabb (berpasangan), dan tak beraturan., (2) Simbol dalam lirik lagu campur sari dapat diklasifikasikan menjadi simbol kosong (blank symbol), yaitu simbol yang sudah umum, klise dan sudah diketahui maknanya secara umum; simbol alam (natural symbol), yaitu simbol yang memanfaatkan fenomena alam, seperti air, tanah, flora, faun, matahari, bulan dan sebagainya; simbol khusus (private symbol), yaitu simbol yang khusus, unik dibuat pengarangnya tidak umum dan klise, dan (3) Isi lirik lagu campur sari dapat diklasifikasikan berisi percintaan (serenada) dengan segala problematiknya, mulai dari proses perkenalan, wuyung, penantian , pengasihan, poligami dan sebagainya; berisi nasihat ajaran hidup bagi anak maupun perilaku manusia di lingkungannya, dan berisi pemandangan alam, suasana atau tempat tertentu (pastural).Isi lirik lagu campur sari cenderung berisi percintaan, ini beralasan sebab lirik lagu campur sari dibuat atas permintaan produser yang bertujuan selera pasar dan komersial. Selain itu, persoalan cinta adalah persoalan yang mendasar bagi manusia tidak pandang remaja atau tua sesuai problematiknya.
Kata kunci: lirik, puitis. simbol, semiotik