KEHIDUPAN WANITA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT CINA (July 23rd, 2009 by indrahti)

KEHIDUPAN WANITA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT CINA

DI PECINAN SEMARANG

 

Oleh : Titik Suliyati dan Sri Indrahti

Fakultas sastra Universitas Diponegoro

 

ABSTRACT

Research of gender study in Tionghoa in Cina town Semarang commenced from basic question whether or not the life of Tionghoa society in Cina town Semarang in all aspects (social, culture, economyc and politic) are based on imp[artial gender principle. Qualitative, quantitative, observation, indepth interview, questionare methods and library research are applied to study the above case.

            The result shows that the live Tionghoa society in Cina town Semarang is still influenced by traditional values, culture and life orientation that lead to gender inequality. These values appear from patrilineal kinship system: women social status withia man sub-ordinate, women activities are more in domestic structure and their productive activities are limited to home anvironment (stall, shap, service, home industry).

 

Key words : Toinghoa society, Cina town.

Read the rest of this entry »

POTENSI KEBAHARIAN JEPARA SEBAGAI SATU LANDASAN MEWUJUDKAN MODEL REVITALISASI KOTA PELABUHAN (July 23rd, 2009 by indrahti)

 

ABSTRACT

Potensi sosial budaya masyarakat Jepara  yang  mempunyai orientasi pengembangan pada wilayah pantai cukup banyak. Potensi budaya tearsebut meliputi kebijakan pemerintah, lokasi peninggalan sejarah yang sekaligus difungsikan sebagai cagar budaya, upacara tradisional dengan nilai-nilai kebaharian yang dijasikan sebagai daya tarik wisatawan,  kerajinan yang berakar pada budaya laut serta tempat-tempat wisata yang dimungkinkan  sebagai arena dunia fantasi yang mempunyai lokasi di laut.

            Potensi kebaharian tersebut dapat dimanfaatkan untuk model revitalisasi kota pelabuhan karena telah ditunjang oleh kebijakan pemerintah berdasarkan pada Renstrada Jepara tahun 2002-2007, salah satunya mengenai  perencanaan penggunaan ruang. Beberapa situs  peninggalan  yang mempunyai keterkaitan dengan peran jepara sebagai kota pelabuhan dijadikan cagar budaya. Situs sejarah yang dimaksud antara lain makam ratu Kalinyamat, masjid Mantinga, benteng VOC dan benteng Portugis. Tempat-tempat tersebut mempunyai peran penting dalam perjalanan sejarah Jepara sebagai kota pelabuhan.   

           

Key word : budaya kebaharian, benteng, upacara tradisional

Read the rest of this entry »