Abstract
Serat Wulang Dalem Paku Buana II is on of Javanese literature in Surakarta period. Of various didactic from Paku Buana II found in this text. The other is Islam didactic. This study describes Islam didactic revealed in the Serat Wulang Dalem Paku Buana II text, that include pillars of Islam and pillars of faith.
Key words : Serat Wulang dalem Paku Buana II, Islam didactic
1. Pendahuluan
Masuknya agama Islam ke pulau Jawa pada abad ke-15 dan ke-16, banyak membawa perubahan di Jawa, tidak terkecuali karya-karya sastranya. Karya-karya sastra Jawa yang semula terpengaruh oleh karya-karya sastra dari India dengan ajaran Hindu dan Budha beralih ke ajaran Islam. Poerbatjaraka dan Tardjan Hadidjaja dalam bukunya Kepustakaan Jawa mengelompokkan karya-karya sastra jenis ini ke dalam kelompok zaman Islam. Dalam buku tersebut juga diberikan beberapa contoh karya-karya sastra zaman Islam, di antaranya adalah Het Boek van Bonang, Suluk Sukarsa, dan Koja Jajahan. (1957 : 95 – 140).
Read the rest of this entry »
Posted in artikel | 2 Comments »
Pendahuluan
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Manusia dikaruniai budi sehingga mampu memahami, mengerti, dan memecahkan persoalan – persoalan yang ada di sekitarnya. Tentu saja kemampuan manusia ini tidak diperoleh begitu saja. Melalui pengalaman, pendidikan, lambat laun manusia memperoleh pengetahuan tentang segala sesuatu yang terjadi di liongkungannya. Namun manusia tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah didapatnya. Rasa ingin tahu , ingin mengerti yang merupakan kodrat manusia membuat manusia selalu bertanya-tanya apa ini, apa itu, bagaimana ini, bagaimana itu, mengapa begini, mengapa begitu. Pertanyaan – pertanyaan ini muncul sejak manusia mulai bisa berbicara dan dapat mengungkapkan isi hatinya. Makin jauh jalan pikirannya, makin banyak pertanyaan yang muncul , makin banyak usahanya untuk mengerti. Jika jawaban dari pertanyaan –pertanyaan tersebut mencapai alasan atau dasar, sebab atau keterangan yang sedalam-dalamnya, maka puaslah ia dan tidak akan bertanya lagi. Akan tetapi, jika jawaban dari pertanyaan itu belum mencapai dasar, maka manusia akan mencari lagi jawaban yang dapat memuaskannya.
Read the rest of this entry »
Posted in artikel | 2 Comments »